simulator · dari Jebakan Crypto untuk Pemula

Simulator Expected Value Portfolio Crypto

Keputusan crypto untuk pemula sering didasarkan pada potensi upside satu posisi menang besar. Tool ini memakai base rate: berapa persen token di setiap kategori yang kehilangan mayoritas nilainya dalam 12 bulan.

Cara pakai

  1. Masukkan total modal dalam rupiah.
  2. Alokasikan persentase ke memecoin, altcoin baru, blue-chip (BTC/ETH), stablecoin.
  3. Pilih horizon waktu (6, 12, 24 bulan).

Rumus di balik layar

Expected value = Σ (alokasi_i × (P_menang_i × return_median_menang_i + P_kalah_i × return_median_kalah_i)). Base rate: memecoin 98,6% gagal, altcoin 88% airdrop hilang nilai dalam 3 bulan, blue-chip volatility 50-80%, stablecoin risiko depeg 2-5%.

Contoh kasus

Modal Rp10jt: 50% memecoin, 30% altcoin baru, 20% blue-chip, 0% stablecoin. Expected value 12 bulan: Rp3,2-4,1jt. Range terluas karena memecoin bimodal (menang besar atau habis).

Yang tidak dihitung di sini

Ini adalah simulasi statistik, bukan prediksi. Kamu bisa menang besar atau kalah total di satu trade. Base rate historis belum tentu berlaku ke depan. Buku membahas kenapa diversifikasi di memecoin bukan diversifikasi.

FAQ

Apa itu base rate?

Persentase kegagalan rata-rata untuk suatu kategori aset berdasarkan data historis. Memakai base rate lebih kuat dari mengandalkan cerita "ada yang sukses".

Bagaimana kalau aku yakin coin tertentu akan naik?

Itu keyakinan, bukan data. Tool memakai distribusi, bukan tebakan satu outcome. Kalau tebakanmu benar, kamu akan melampaui expected value. Kalau salah (lebih sering), kamu akan di bawah.

Apakah stablecoin benar-benar stabil?

Tidak sepenuhnya. USDC dan USDT pernah depeg. Terra/Luna UST gagal total dan hapus puluhan miliar dolar. Tool memberi risiko depeg 2-5% sebagai asumsi konservatif.